Label

Astro (7) Fakta (7) Bio (4)

8 Hal Yang Selalu Ingin Kamu Ketahui Tentang Lubang Hitam


Lubang hitam adalah beberapa dari obyek yang paling misterius di alam semesta.

obyek yang sulit dipahami ini agak setengah matematika, setengah nyata, dan lingkungan yang sangat ekstrim sehingga mereka menyebabkan hukum fisika dan struktur realita rusak disekeliling mereka.

Sebagian besar waktu, kita melihat lubang hitam di media kita sebagai stop kontak besar yang mengisap bintang-bintang dan galaksi-galaksi yang ada di depan mereka dengan rakus.




8. Bagaimana Lubang Hitam Lahir

Biasanya bintang dipertahankan oleh energi radiasi yang mendorong melawan gravitasi massa bintang. Tekanan dari radiasi menjaga bintang agar tidak runtuh.

Sebagaimana fusi terjadi, elemen terbuat dari inti bintang. Hidrogen tergabung menjadi helium dan melepaskan sejumlah energi yang sangat besar yang membuat bintang jadi stabil. Bintang yang sangat, meskipun demikian, takkan berhenti pada helium dan akan terus lanjut membuat elemen-elemen yang lebih berat.

Baik-baik saja sementara, sehingga akhirnya sampai ke besi. Proses fusi yang membuat besi tidak memancarkan cukp energi untuk menjaga bintang tidak runtuh dan, sehingga banyaknya besi terbuat di dalam inti, gravitasi mulai memenangkan tarikan kosmik.

Seringnya, bintang itu akan menjadi supernova dan berubah menjadi bintang neuron tapi, kadang, gravitasi sangat kuat sampai-sampai lupa untuk runtuh dan menjadi lebih kecil dan kecil dan lebih padat dan padat sampai mencapai titik kecil infinite.

Ini adalah singularitas, istilah yang pasti kau dengar sebelumnya, tapi apakah sebenarnya singularitas?


7. Singularitas Yang Tak Ada Disana

Tak ada lubang hitam yang berisi singularitas dan ini sebagian besar fakta karena mereka tidak ada.

Singularitas termasuk di dalam dunia fisik, mereka pada dasarnya adalah komputasi error ilmuwan. Singularitas padat secara tak terbatas dan satu titik dimensional angkasa tak terbatas yang diprediksikan oleh Einstein. Masalahnya adalah gagasan "tak terbatas" tak ada di dunia nyata - relativitas umum hanya memprediksi singularitas karena mereka tidak cukup komplek untuk menjelaskan obyek yang se-ekstrim lubang hitam.


6. Event Horizons

 Ide umumnya bahwa event horizon adalah titik tidak kembali, tapi jika itu masalahnya maka tapi apa yang terjadi dengan obyek-obyek yang jatuh disana? Stephen Hawking berkata "tak ada lubang hitam". Apa yang ia katakan sebenarnya "Absennya event horizon artinya tak ada lubang hitam - dalam rasa rezim dimana cahaya tak bisa lolos".

Hawking tidak berkata lubang hitam tak ada, ia hanya berkata bahwa lubang hitam bereaksi yang seperti kita pikirkan. Pemikiran terbarunya adalah bahwa jatuh ke dalam lubang hitam mungkin bukan se akhir yang kita pikirkan. Dia memperhitungkan bahwa juga ada "Horizon semu" yang mana sedikit seperti event horizon tapi tidak seseram itu.


5. Radiasi Hawking

Di tahun 1974, dia berteori bahwa lubang hitam mengeluarkan radiasi Hawking karena fluktuasi quantum di event horizon. Masalahnya adalah teori radiasi Hawking juga mengusul bahwa lubang hitam pada akhirnya mati, tapi jika lubang hitam mati, artinya semua yang ada didalamnya menghilang. Ini adalah tidak besar dalam fisika karena tak ada yang dapat dihancurkan, hanya dirubah, dan ini juga dikenal sebagai informasi paradox.

Hawking pada akhirnya mengaku informasi memang faktanya bocor dari lubang hitam. Meskipun demikian, informasi ini harus dikompong diluar pengakuan agar mematuhi hukum termodinamik kedua yang menyatakan bahwa entropi hanya bisa meningkat atau tetap sama. 

Hal ini, meskipun demikian, membuat paradox lain yang dikenal sebagai firewall paradox yang mana artinya event horizon pada dasarnya menjadi perangkap api kematian, hal yang melanggar relativitas umum.

Disini dimana "horizon semu" muncul. Horizon semu memerangkap cahaya tapi mereka dapat berubah-ubah, menyediakan rute keluar untuk informasi, memecahkan firewall dan paradox informasi.


4. Lubang Hitam "Berambut"

Ada 2 gagasan untuk lubang hitam : Mereka "botak" dan tanpa sifat khusus, yang artinya mereka semua identik, atau mereka punya kelainan bentuk kecil di permukaannya, atau "rambut". Rambut ini dapat menjadi kunci untuk bagaimana mereka mengirim kembali informasi kembali ke alam semesta.  

Idenya adalah, saat muatan partikel masuk lubang hitam, mereka meninggalkan semacam jejak 2 dimensi di permukaan, sebuah hologram. Hal ini menambahkan "rambut" ke dalam lubang hitam, membuatnya sedikit beda dari lubang hitam yang lainnya dan menahan informasi yang masuk kedalam. 


3. Lubang Putih

Menurut Hawking lubang hitam berevaporasi secara perlahan, tapi mereka juga dapat menjadi sedikit lebih eksplosif.

Sains adalah keseimbangan - untuk setiap aksi, ada reaksi setara dan berlawanan dan semua itu - jadi hal ini membuat alasan bahwa lubang hitam harus punya sebuat perlawanan : Lubang putih. 

Lubang putih adalah semacam mainan matematis yang hanya ada di dunia teoretis. Ide umumnya bahwa, sedangkan lubang hitam menarik materi masuk dan tak ada yang dapat keluar, lubang putih mengeluarkan materi dan tak ada yang dapat masuk.

Mereka pada umumnya terpikir menjadi sebuah ketidakmungkinan virtual, dan akan menjadi sangat tidak stabil.

Ada beberapa yang memperhitungkan bahwa beberapa obyek terang di tengah galaksi bukanlah lubang hitam supermasif.

Di 2006, NASA mendeteksi ledakan besar sinar gamma. Peristiwa ini biasanya terkait oleh supernova atau formasi bintang, meskipun demikian, saat ledakannya selesai, tak ada yang tersisa disana. 


2. Apa Yang Terjadi Jika Kau Jatuh Kedalamnya?

Kau akan mati.

Kita tahu itu, tapi sebagaimana sifat lubang hitam masih tak diketahui, kita masih tak sepenuhnya yakin apa yang terjadi didalam sana.

Umum dipikirkan bahwa kau mungkin takkan segera tahu kau jatuh ke dalam lubang hitam. Meskipun "event horizon" terlihat seperti pembatas besar, tak ada yang spesial tentangnya dan mungkin tidak sadar kau telah masuk.

Setelah itu, keadaan akan agak tegang. Setelah sadar kau tak bisa kembali, gaya pasang surut ditubuhmu akan membangun dan membangun sebagaimana kau lebih dekat ke inti lubang hitam. Akhirnya, gaya ini akan menjadi sangat kuat sampai-sampai bahkan jarak yang sangat kecil (seperti jarak antara sel individualmu) akan meregang dan terubah sampai kau hanya sekedar benang panas dari plasma yang berlebar satu atom.

Jika benang plasma itu dapat mengobservasi sekitarnya, kau akan tahu bahwa waktu diluar lubang hitam akan terlihat lebih cepat.

Dari luar, pengamat takkan pernah melihatmu masuk ke dalam lubang hitam. Karena distorsi ruangwaktu yang besar, waktu akan berjalan dalam kecepatan relatif yang berbeda untuk pengamat dan penjelajah lubang hitam. Yang semua orang lihat adalah bahwa kau akan terlihat melambat sebagaimana kau mendekati event horizon, kau akan akhirnya berhenti bersamaan, berubah menjadi merah, dan menghilang sebagaimana cahaya yang datang kepadamu berada diatas spektrum yang terlihat. 


1. Kita Mungkin Memang Sudah Ada Didalamnya

Lupakan jatuh dari lubang hitam, kita mungkin sudah jatuh kedalamnya.

Ada yang berpikiran bahwa alam semesta lahir saat lubang hitam terbentuk dan semua energi dan materi yang masuk ke dalam dan keluar melalui lubang putih menuju alam semesta lainnya. Teori ini memang terikat dengan ide bahwa alam semesta kita memulai kehidupan sebagaimana singularitas dan jawaban untuk pertanyaan " Apa yang terjadi sebelum big bang?"

Selalu ada cara untuk membuktikannya. Cara yang pertama adalah untuk memperkirakan bentuk alam semesta, sesuatu yang ilmuwan telah mencoba memecahkan. Jika alam semesta ternyata "tertutup", artinya teori lubang hitam terlihat wajar. Di dalam alam semesta yang tertutup, kau dapat pergi dalam satu arah dan akhirnya datang kembali dimana kau mulai, seperti bumi bulat kita.

Cara lain untuk mengetesnya ialah untuk melihat bagaimana obyek di alam semesta kita berputar. Lubang hitam berputar, dan jika alam semesta kita lahir dalam lubang hitam yang berputar, maka obyek yang ada di dalamnya akan berputar kearah yang sama. Hal ini tidak bekerja dalam ukuran kecil, tapi jika kita menemukan bahwa alam semesta kita cenderung menyokong arah tertentu dalam ukuran besar, inilah bukti yang kita butuhkan.

Siapa yang tahu, mungkin tak ada singularitas di setiap inti lubang hitam, tapi alam semesta lainnya seperti kita dengan orang lain sepertimu bertanya-tanya tentang lubang hitam di alam semestanya.






 Source: wc

Tidak ada komentar:

Posting Komentar